Apa yang anda pikirkan setelah mendengar kata setan? Mungkin anda akan merasa sedikit merinding bahkan ketakutan, apa lagi kalau lagi sendirian dan pas tengah malam, pasti akan terasa agak menyeramkan, dan mungkin lebih menyeramkan dari tagihan tiap bulan yang datang setelah gajian. Akan tetapi, bagaimana jika anda mendengar setan go online? Pasti banyak yang akan mengira setan ini adalah seperti yang film – film horror dimana setannya punya akun sosial media atau bahkan menjadi blogger yang bisa menulis tentang hal – hal mistik di internet dan membuat banyak orang ketakutan. Mungkin juga ada yang tertawa ketika membaca judul dari artikel ini karena berpikir bahwa hal itu tidak masuk akal sama sekali. Bagaimana mungkin setan bisa pake komputer? Jaringan internetnya didapat dari mana? Provider internetnya pake apa dan kuotanya beli dimana kok gak habis – habis? Dan mungkin masih banyak pertanyaan dagelan yang muncul di pikiran orang – orang.

Saya mau cerita sedikit, tapi bukan curhat, ini buat berbagi pengetahuan saja sebenarnya. Jadi tadi siang saya lagi nongkrong santai dengan teman saya sambil berbincang seputar dunia bisnis, teknologi, sampai perkembangan sepak bola eropa terkini. Di tengah perbincangan yang asyik seputar dunia daring, terbesit di  pikiran saya ada gak ya sekarang hal yang belum go online. Seketika teman saya yang sedang menatap laptop yang kebetulan juga tersambung dengan koneksi internet pun gerak cepat bertanya ke mbah google. Alhasil, dengan macam – macam keyword yang berbau mistis dan identik dengan dunia paranormal pun muncul di halaman pertama dalam kolom pencarian dimana mereka (para mahkluk halus ini) digunakan oleh paranormal atau dukun untuk membantu manusia jadi kaya secara instan, atau dalam kata lain bisa dikatakan menggunakan jasa makhluk halus untuk pesugihan, dan akhirnya muncullah kosa kata baru di otak saya, pesugihan online. Agak menggelikan dan lucu sebenarnya.

Nah dari situ saya belajar sesuatu yang positif tentunya bahwa setan saja sudah go online, tapi banyak teman – teman pelaku usaha yang belum go online untuk memperluas pasar yang nantinya juga akan berdampak pada perkembangan bisnisnya. Banyak alasan yang sering saya dengar, mulai dari gaptek, gak ada waktu buat ngurusin, kalau mau bikin web harus bayar mahal dan iklannya berbayar juga. Menurut saya itu bukanlah alasan, ibarat orang memancing ikan, jika mancingnya di empang akan dapat yang segitu aja, beda hasilnya dengan memancing di laut. Pengorbanan memang harus ada, baik itu secara materi, tenaga, mau pun waktu.

Salah satu hal yang membuat saya geli telinga saya adalah ketika ada orang yang mau go online dengan ingin terlihat professional dan terbranding dengan bagus, tapi enggan untuk berkorban dan banyak alasan. Setan aja punya rumah digital untuk memperkenalkan dirinya kepada dunia, dan itu tentu saja dengan beberapa pengorbanan si pemilik setan ini. Begitu pun dengan kita, harus ada sedikit ada pengorbanan untuk membuat rumah digital atau yang dikenal dengan pembuatan website? Gak ada waktu? Gaptek? Gak punya biaya yang cukup? Mengeluh mahal? Bukan alasan lagi karena banyak sekarang yang menyediakan jasa pembuatan website mau pun jasa pembuatan aplikasi mobile untuk smartphone. Banyak juga yang kasih promo dan cicilan agar terjangkau oleh teman – teman yang masih beromzet kecil. Jadi kalau tidak sekarang kapan lagi? Nunggu ditikung competitor dulu? Sementara anda masih berpikir, para competitor anda sudah banyak yang take action. Ingat, gak enak banget rasanya ketikung, ruginya berlipat – lipat, apa lagi sama sahabat sendiri, rasanya jauh lebih nyesek.