Jogja selalu menjadi tempat yang istimewa untuk siapa saja yang pernah mengunjunginya, terlebih bagi orang jogja sendiri yang tinggal di daerah yang mempunyai segudang keindahan alam dan budaya tersebut. Selain istimewa dari segi wisata dan kulinernya, jogja memang dari dulu menjadi tempat yang istimewa bila dilihat dari kacamata sejarah. Bagaimana tidak, jogja sangat berjasa atas kemerdekaan republik Indonesia yang sangat kita cintai ini. Berkat jogja, Indonesia masih kokoh bersatu sampai hari ini. Dan yang lebih istimewanya lagi, jogja secara konstitusi ngalah sehingga jogja menjadi bagian dari Indonesia. Akan tetapi, jogja tetap menjadi daerah istimewa karena mendapatkan hak otonomi daerah secara penuh meskipun merupakan bagian dari Indonesia. Nah, itu adalah selayang pandang tentang bagaimana istimewanya jogja sebagai sebuah wilayah. Lalu, bagaimana dengan tempat wisata di jogja yang juga katanya istimewa itu? Bukan Cuma tempat wisatanya, kuliner jogja juga sangat terkenal istimewa. Yuk simak aja langsung daftarnya berikut ini.

Geoforest Watu Payung

Source: https://camerawisata.com/lokasi-dan-harga-tiket-watu-payung-panggang-gunungkidul/

Geoforest ini merupakan wilayah perbukitan yang dikelilingi oleh tumbuhan hijau di sekitarnya. Di geoforest ini terdapat sebuah batu pada saat kita memasuki tempat wisata jogja yang satu ini. Batu tersebut berbentuk seperti payung yang sedang dibuka seperti saat kita menggunakannya pada saat hujan. Dari sinilah nama tempat wisata ini berasal, geoforest watu payung. Oh ya, geoforest ini terletak di kabupaten gunung kidul, tepatnya di dusun turunan, desa girisuko, kecamatan panggang. Jika diihat dari google map, jarak antara geoforest ini dengan pusat kota jogja lumayan dekat, yaitu sekitar 28 km atau kira – kira satu jam perjalanan. Di perbukitan geoforest ini, kita bisa menikmati pemandangan dengan hamparan pepohonan yang hijau yang luas dan indah. Tidak hanya itu, di tempat ini juga sudah tersedia tempat untuk bersantai seperti pendopo joglo, dan juga ada warung makan serta toilet untuk buang air. Selain keindahan dari pemandangannya, tempat ini juga menjadi salah satu spot untuk mendapatkan sunrise dan lautan kabut di pagi hari, tapi tentu saja hamparan kabut ini tidak setiap hari ada; waktu terbaiknya mungkin pada puncak kemarau yaitu pada bulan juni sampai agustus.

Tebing Breksi

Source: https://travel.uzone.id/ada-balkondes-semakin-nyaman-menikmati-keindahan-tebing-breksi

Tempat wisata di jogja yang antimainstream ini memang masih tergolong baru dibanding dengan yang lainnya. Tebing breksi merupakan tempat penambangan batu breksi yang kini dijadikan tempat wisata dan dikelola oleh pihak pariwisata jogja. Tempat ini memiliki lahan yang sangat luas sehingga kita bisa mengeksplorasi tempat ini sampai terasa capek. Tebing breksi ini adalah salah satu tempat wisata yang unik karena ia terbuat dari batuan alam yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi lebih artistik. Tebing breksi ini bukan hanya tebing biasa yang menjulang tinggi, melainkan tebing yang bisa dinaiki karena sudah dibuatkan anak tangga sampai di atas. Selain itu, di tebing breksi ini terdapat pelataran yang dilengkapi dengan tempat duduk seperti teater terebuka pada jaman romawi atau yunani kuno. Oh ya, tebing breksi ini terletak di kecamatan prambanan, kabupaten sleman. Dari sini, sudah bisa ditebak kalau tebing breksi ini berdekata dengan candi prambanan. Biaya masuk dari tempat wisata ini adalah gratis, hanya bayar parker kendaraan saja yang tergolong sangat murah. Tebing breksi ini juga memiliki keunggulan yaitu sebagai spot untuk melihat sunrise dan sunset

Candi Ratu Boko

Source: https://blog.airyrooms.com/destinasi/fakta-unik-tentang-bangunan-candi-ratu-boko/

Candi Ratu Boko ini sebenarnya merupakan sebuah bangunan yang berupa istana pada masa lalu, akan tetapi saat ini istana itu sudah tidak berbentuk lagi karena sudah hancur karena peperangan. Candi ratu book ini sendiri hanya bagian dari retuntuhan istana tersebut. Selain candi ini, ada beberapa reruntuhan yang masih bisa dilihat dan masih terawatt dengan baik di kompleks candi ini, salah satunya adalah pintu gerbang menuju candi ratu boko ini. Karena merupakan bekas istana dulunya, kompleks candi ratu boko ini bisa dibilang sangat luas yaitu sekitar 25 hektar. Dengan wilayah yang sangat luas itu, kita bisa menghabiskan seharian di kompleks candi ini. Oh ya, lokasi candi ratu boko ini tidak jauh dari candi prambanan, tepatnya hanya 3 km di selatan kompleks candi prambanan. Jadi, mungkin kalau mau melakukan wisata sejarah bisa banget mengunjungi dua kompleks candi ini mengingat lokasi yang berdekatan. Banyak hal yang bisa dinikmati ketika berkunjung ke tempat wisata di jogja yang satu ini, salah satunya adalah menikmati sunset yang luar biasa indah dari tempat ini. Sekilas info, sunset di candi ratu boko ini menjadi salah satu spot yang terbaik di jogja, apa lagi jika kita melihatnya dari balik gapura atau pintu gerbang kompleks pelataran candi ini. Hal ini tidak bisa disangkal mengingat letak candi ratu boko ini yang ada di ketinggian 196 mpdl. Bahkan, sering kali tempat ini dipakai untuk acara foto prewed. Untuk tiket masuknya saat ini harganya menjadi reguler atau normal yaitu sekitar 30 – 40 ribu.

Hutan Pinus Mangunan

Source: Dwi Okta – https://www.hargatiket.net/hutan-pinus-mangunan/

Tempat yang sangat instagramable ini wajib dikunjungi jika kita berkunjung ke jogja, tepatnya bantul, tempat dimana hutan pinus mangunan ini berada. Tempat wisata di jogja yang satu ini memang masih tergolong baru, tapi sudah lumayan banyak dikenal orang terutama oleh kaum muda – mudi yang berburu foto bagus untuk feed sosial media mereka. Tempat ini memang pas banget untuk foto bertema alam karena memang masih sangat alami dan asri. Hutan pinus mangunan ini sendiri terletak sekitar 23 km di selatan kota jogja. Bila ditempuh dengan menggunakan kendaraan, mungkin waktu yang dibutuhkan kurang lebih 60 menit atau 1 jam. Hutan pinus mangunan ini sangat terasa sejuknya jika dikunjungi di pagi hari, selain itu kita juga bisa melihat cahaya dari matahari terbit melewati sela – sela pohon pinus yang menjadikan tempat tersebut menjadi spot foto yang sangat bagus. Hutan pinus ini sangat terawat keberadaanya, terbukti dengan bersihnya dan terjaganya berbagai fasilitas di hutan pinus ini. Sekedar info saja, di dalam hutan ini juga banyak tempat duduk buat nyantai yang memang sengaja disediakan dimana tempat duduk itu dibuat dari pohon pinus itu sendiri, jadi masih sangat terasa alaminya. Selain itu, di tengah hutan juga ada opera terbuka yang terdiri dari panggung rendah dan dikelilingi oleh tempat duduk penonton. Tempat ini bukan hanya sebagai pajangan semata, tapi memang sering digunakan untuk berbagai macam pertunjukan seni termasuk music. Salah satu yang pernah menggelar pertunjukan music di sini adalah didi kempot, legenda campursari yang juga berasala tidak jauh dari lokasi tersebut, yaitu kota solo. Untuk tiket masuknya, pengunjung hanya membayar parker kendaraan yang harganya sangat murah, kecuali untuk acara prewed yang dikenakan biaya 50 ribu dan harus mendapat ijin dulu dari pihak pengelola dan perangkat desa setempat.

Selain tempat – tempat yang indah dan bersejarah, jogja juga terkenal dengan kulinernya yang unik dan sangat beragam. Tidak jarang banyak juga orang yang berkunjung ke jogja untuk liburan biasanya juga tidak mau kelewatan untuk menikmati makanan khas jogja yang memang adanya hanya di jogja. Berikut daftar kuliner jogja yang wajib dicoba jika sedang mampi di jogja

Gudeg

Source: Arifina Budi – https://www.goodnewsfromindonesia.id/2016/11/17/sepercik-rahasia-kelezatan-gudeg-jogja

Siapa yang tidak kenal dengan makanan khas jogja yang satu ini? Gudeg merupakan simbol dari kuliner jogja, dan semua orang akan otomatis berpikir tentang gudeg jika berbicara mengenai kuliner jogja. Gudeg di jogja nampaknya sudah menjadi makanan wajib para wisatawan yang berkunjung ke jogja karena rasanya memang beda ketika menyantap makanan khas jogja dari tempat asalnya langsung. Gudeg mempunyai cirri khas yaitu rasanya yang agak sedikit manis, yang menjadi ciri khas kebanyakan kuliner jogja. Gudeg sendiri banyak di jual di setiap sudut kota jogja, salah satunya adalah gudeg yu jum yang sudah sangat terkenal dan melegenda.

Oseng – Oseng Mercon

Source: Robertus Ari – https://www.yukepo.com/hiburan/tips/5-oseng-mercon-paling-populer-yang-patut-kamu-sambangi-saat-berkunjung-ke-jogja/

Dari namanya saja sudah bisa ditebak bagaimana rasa dari makanan khas jogja yang satu ini, apa lagi kalau bukan pedas yang ekstra banget. Sebenarnya, kuliner jogja ini hanya olahan daging sapi biasa yang diiris menjadi bagian – bagian yang kecil. Akan tetapi, baluran cabainya yang melimpah membuat makanan yang satu ini seperti mercon (petasan) rasanya saat dimakan, meledak – ledak di mulut dan membuat lidah berontak. Tapi tenang saja, bagi yang kurang suka dengan makanan yang luar biasa pedana ini, bisa kok pesan dengan menggunakan sedikit cabai, jadi rasa pedasnya masih wajar dan masih bisa dimakan seperti makanan normal lainnya. Kuliner jogja yang satu ini banyak di jual di sekitaran jalan malioboro di pusat kota jogja, jadi gak sulit untuk menemukan warung yang menjual makanan ini.

Bakpia Pathok

Source: Hezza Sukmasita – https://www.malangtimes.com/baca/23732/20180102/090251/indonesia-punya-tiga-produsen-bakpia-favorit-termasuk-di-malang-loh

Makanan khas jogja yang satu ini biasanya banyak dibeli untuk oleh – oleh, tapi tidak jarang juga untuk dibuat cemilan sewaktu jalan – jalan di jogja. Untuk yang belum tau, bakpia pethuk ii adalah kue yang terbuat dari tepung dengan kacang hijau sebagai isinya. Selain rasanya yang manis, bakpia pethuk ini juga gurih bila digigit, dan dijamin gak cukup kalau hanya makan satu aja. Untuk harganya, biasanya kue ini dijual dalam satuan box; satu box biasa berisi 10 kue, dan harganya cukup terjangkau. Kue ini juga banyak dijual di sekitaran jalan malioboro yang tidak sepi itu. Banyak sekali penjual atau toko yang berjajar menjual bakpia pethuk ini.

Sate Klathak

Source: Clarinda Desvinia – https://www.pegipegi.com/travel/makan-sate-klatak-bareng-cinta-dan-rangga-di-yogyakarta/

Sebenarnya, makanan khas jogja ini biasa saja karena sama seperti sate kambing pada umumnya. Akan tetapi, yang menjadikannya beda adalah cara penyajiannya yaitu tusuk satu yang terbuat dari jeruji besi, bukan kayu atau bamboo. Selain itu, kuliner jogja yanga satu ini disuguhkan dengan siraman kuah gulai yang menambah aroma wangi dan mengundang lapar. Itulah yang menjadikan sate klathak unik dan beda dari sate kambing lainnya.