Musik memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari – hari kita, kapan pun dan dimana pun. Kalau katanya sang raja dangdut rhoma irama, dunia tanpa musik itu kurang asyik. Kalau dipikir bener juga sih, bayangin aja dunia gak ada musik, terus apa gunanya telinga kalau gak ada musik. Yang pasti gak usah dipikirin lha ya, hal itu juga gak mungkin terjadi, apa lagi dengan perkembangan yang sekarang sedang terjadi dimana kreativitas dalam bermusik itu seolah tanpa ada batasnya dan melahirkan genre – genre baru, dan mungkin akan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Seperti musik itu sendiri, para penikmatnya itu pun juga sekarang sudah bertransformasi dengan caranya menikmati musik itu sendiri. Kalau jaman dulu –pra internet- banyak orang yang mendengarkan musik hanya melalui radio, kemudian terus bertrasnformasi seiring berkembangnya perangkat untuk mendengarkan musik hingga mencapai mp3 player, hingga sekarang ponsel pintar yang banyak menyediakan platform streaming musik. Platform yang populer seperti spotify, joox, dan itunes menyediakan jutaan lagu dengan kualitas terbaik mulai dari yang gratis hingga layanan premium. Jadi, sekarang kita sudah gak usah download lagu bajakan yang kebanyakan kualitasnya rendah karena platform streaming musik tersebut merupakan gudang musik terbaru dan terlengkap, selain itu juga bisa download musik di platform sehingga bisa diputar tanpa koneksi internet.

Jauh sebelum era streaming musik populer seperti sekarang –sekitar 10 tahun yang lalu- mungkin banyak dari kita yang lebih memilih untuk mendengarkan musik secara offline karena memang belum ada inovasi dalam mengembangkan platform untuk musik itu sendiri. Sebenarnya hal itu termasuk dalam tindakan illegal karena kita mengonsumsi produk yang tidak berlisensi baik dari label mau pun musisinya. Akan tetapi, karena tidak ada undang – undang yang mengikat tentang pembajakan musik, hal itu sangat wajar dilakukan bahkan banyak yang menyediakan kanal download lagu gratis untuk diakses untuk semua orang. Akibatnya, banyak label musik dan musisi yang merugi akibat pembajakan yang masif tersebut karena banyak orang yang memilih download lagu secara gratis dari pada membeli album fisik yang harganya juga lumayan untuk ukuran orang Indonesia. Meskipun kualitas audionya termasuk dalam kelas rendah karena bajakan, tetap saja banyak orang yang memilih gratisan dari pada membeli album fisik.

Seiring perkembangan teknologi informasi, para musisi bisa sedikit bernafas lega sekarang karena sumber pendapatan mereka dari kanal streaming online yang potensinya sangat besar dan tidak terbatas. Sebenarnya ada banyak sekali kanal streaming online yang tersedia mulai dari dalam sampai luar negeri, tapi sampai saat ini platform yang merajai kanal streaming musik adalah joox, spotify, dan itunes. Melalui platform streaming musik ini, kita bisa mengakses jutaan lagu dengan kualitas yang tentunya beda dengan musik mp3 bajakan yang di download dari kanal gudang lagu bajakan. Sekarang memang sudah eranya pindah dari kanal bajakan ke kanal resmi yang kualitasnya jauh berbeda, apa lagi disediakan secara gratis dan juga merupakan gudang lagu terbaru dan terlengkap dari seluruh dunia. Selain itu, alasan mengapa kanal streaming online lebih baik dari kanal bajakan adalah karena kanal streaming itu aman dari virus dan juga penipuan.

Platform streaming musik online memang menyediakan berbagai macam kemudahan untuk pengguna dalam menikmati musik favoritnya, mulai dari dalam sampai luar negeri, mulai dangdut sampai metal. Penyedia layanan streaming juga menyediakan harga yang murah apabila pengguna ingin menikmati layanan premium platform tersebut jika menginginkan layanan lebih dalam menikmati musik, dan itu jauh lebih murah dari pada membeli album fisik yang hanya memperoleh satu buah album yang jika dibandingkan dengan harga premium layanan musik online yang mungkin harganya hampir sama, tentu saja layanan streaming ini menyediakan lebih banyak lagu untuk dinikmati, dan bukan hanya satu atau dua album saja. Dan benar saja, layanan streaming musik ini seolah sudah menjadi gaya hidup apa lagi untuk kaum millennial yang menjadi pengguna internet terbanyak di dunia mau pun di Indonesia. Terbukti dari data yang dikutip dari kompas tekno, per maret 2019, pengguna dari salah satu layanan streaming musik online, spotify, mengklaim memiliki 200 juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia dengan 113 juta pengguna memilih layanan gratis dan 87 juta orang memilih layanan premium. Melalui data ini, sudah jelas bahwa tren dalam menikmati musik di era modern ini sudah berpindah ke platform streaming yang bisa juga download lagu untuk diputar offline jika tidak ada koneksi internet. Melalui platform streaming ini, baik pendengar dan musisi sama – sama diuntungkan karena sama – sama mendapatkan sesuatu dari inovasi yang hebat ini.