Memulai sebuah bisnis memang tidak mudah, selain modal dan keberanian, pengalaman dalam berbisnis dibutuhkan agar bisa membangun bisnis yang kuat dan menguntungkan. Selain itu, dalam bisnis juga dibutuhkan ide – ide yang bisa membangun dan membuat perkembangan bisnis menjadi pesat. Biasanya, untuk mendapatkan ide kita melakukan beberapa hal seperti mengikuti workshop atau seminar, mencari mentor, dan bekerja sama dengan orang yang memiliki persamaan visi dan misi dalam berbisnis. Untuk yang terakhir disebutkan di atas, biasanya kita cenderung memilih orang terdekat yang bisa kita percaya dan sudah kita kenal betul karakternya sehingga mudah nantinya untuk bertukar pendapat dan saling berbagi ide. Akan tetapi, faktanya faktor kedekatan tidak menjamin kepercayaan bisa dijaga. Banyak sudah kisah sahabat dekat yang bisnis bareng tapi berakhir dengan permusuhan. Selain hal tersebut, ada beberapa kesalahan yang biasa dibuat oleh para pebisnis pemula.

  • Cepat percaya

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, faktor kepercayaan memang penting bagi ekosistem suatu bisnis. Akan tetapi, tidak semua orang bisa kita percayai begitu saja termasuk orang terdekat kita. Harus ada klasifikasi tertentu agar seseorang bisa mendapatkan kepercayaan kita, dan yang pasti orang tersebut sudah teruji secara mental dan memang orang yang mempunyai dasar amanah.

Baca Juga: Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Bisnis Bareng Sahabat

  • Tidak adanya perjanjian tertulis

Ini adalah lanjutan dari poin pertama, pentingnya perjanjian tertulis yang disahkan oleh hitam di atas putih. Hal ini memang terkesan sepele, tapi sebenarnya ini adalah bagian terpenting yang harus ada dalam bisnis. Tanpa ada hitam di atas putih, pasti aka nada ketidak jelasan dan potensi kecurangan yang sangat besar dimana nantinya akan menimbulkan masalah yang lebih besar untuk semua pihak yang terlibat dalam bisnis tersebut. Kepercayaan saja tidak cukup karena siapa pun bisa berubah kapan pun.

  • Tidak teliti

Ketilitian yang dimaksud adalah ketelitian dalam hal manajemen bisnis yang baik dan benar. Tanpa manajemen yang teliti mulai dari hulu sampai hilir, mulai dari konsep sampai aplikasi, dipastikan tidak akan berjalan dengan baik bisnis tersebut. Tidak hanya ketelitian pada manajemen bisnis, akan tetapi teliti dalam manajemen tim juga tidak kalah penting. Program kerja yang tidak diselesaikan dengan tepat waktu contohnya, pasti hal tersebut akan mempengaruhi performa anggota tim yang lain karena tidak sesuai dengan ekspektasi.

Baca Juga: Cara Menghemat Pengeluaran Saat Pertama Memulai Bisnis

  • Menganggap semua hal itu mudah

Jangan sekali – kali mempunyai pemikiran yang seperti ini kalau sebagai pebisnis pemula kita mau sukses nantinya. Jelas ini adalah perasaan jumawa yang timbul sebelum perang dimulai. Bisa ditebak apa yang akan terjadi selanjutnya, bisnis tidak akan berjalan dan hasilnya pasti tidak sesuai yang diharapkan karena semua dikerjakan dengan asal – asalan.

  • Mengerjakan semuanya sendiri

Untuk beberapa kasus, memang ada kalanya semua harus dikerjakan sendiri ketika belum adanya sumber daya yang mumpuni baik dari segi financial, perencanaan, sampai teknikal. Akan tetapi, terus menerus seperti itu sangatlah tidak baik untuk diri kita sendiri dan bisnis yang sedang kita bangun. Mengapa? Sudah jelas nantinya kita akan kewalahan sendiri mengurusi semua sendiri. Mulailah mendelegasikan beberapa pekerjaan yang seharusnya tidak dikerjakan sendiri. Kita harus punya perhitungan yang pas untuk mengukur perkembangan suatu bisnis, kapan harus berkembang pesat, kapan harus konsisten, kapan harus persisten, dan kapan harus berhenti sejenak. Terima Kasih telah membaca, semoga hari anda menyenangkan.