Sebelum nya Disclaimer dulu bahwa list ini murni list subjektif kami ya, karena kami menjunjung tinggi azas kebebasan berpendapat atau freedom speech. Siapa sih yang gak suka film action yang menegangkan dan penuh dengan adegan kekerasan? Ya meskipun dalama beberapa kasus memang kekerasan itu berkonotasi negative dalam hal tindakan, akan tetapi jika itu diaplikasikan dalam konteks film, adegan kekerasan justru menjadi hal yang paling seru dan paling ditunggu. Termasuk dalam kategori thriller, film action mempunyai perbedaan dan karakter dari genre film lain. Selain itu, dalam sejarahnya, sebagian besar film yang paling populer dan termasuk dalam film yang paling sukses adalah film action, termasuk film dengan tema superhero, peperangan, agen rahasia kepolisian, kehidupan gangster, dan juga tentang organisasi bawah tanah. Di era yang serba digital ini, film action sudah mengalami perkembangan visualisasi yang luar biasa. Film apa saja sih yang termasuk dalam kategori film action terbaik di abad 21 ini?

Fast & Furious series

Film yang menyuguhkan aksi kebut – kebutan mobil ini sudah mempunyai total 8 sekuel dan 1 franchise tambahan sejauh ini. Film yang dimulai yang dari tahun 2000 ini sedar awal memang menyuguhkan tema kehidupan jalanan sebagai inti utama dari plotnya. Berawal dari pertemuan Brian O’conner yang diperankan oleh mendiang Paul Walker dan Dominic Toretto yang diperankan oleh Vin Diesel dalam film tersebut, fast & furious kemudian menjelma menjadi salah satu film yang mempunyai nama besar dan selalu dinantikan sekuelnya oleh banyak orang. Seiring berjalannya waktu, pemeran dari franchise fast and furious terus bertambah dari sekuel ke sekuel lainnya, sebut saja Tyrese Gibson yang berperan sebagai sahabat karib dari paul walker pada sekuel pertama film ini. Selain itu, ada aktor berdarah Korea Selatan, Sung Kang yang nantinya akan mejalin hubungan romansa dengan Gal Gadot di seri kelima yang berjudul Fast Five. Namun sayang, kisah romansa mereka yang romantis berakhir pada sekuel selanjutnya. Tak mau kalah, aktor senior jebolan WWE, Dwayne Johnson juga ikut meramaikan seri film action ini. Selain itu, ada juga aktor asal Indonesia yang memang sudah menjadi langganan Hollywood, yaitu Joe Taslim. Sama seperti Gal Gadot, Joe Taslim yang berperan sebagai antagonis ini juga ‘dibunuh’ pada seri keenam film action ini. Dalam seri keenam ini juga, salah satu aktor utama dalam franchise film ini pergi, yakni Paul Walker. Berbeda dengan Joe Taslim yang sengaja ‘dibunuh’ karena kontraknya, paul walker memang pergi dari dunia ini selama – lamanya akibat kecelakaan di luar film. Akibatnya, di sekuel selanjutnya, peran paul walker sebagian diperankan oleh sang adik yang memiliki kemiripan dengannya dengan bantuan teknologi Computer-Generated Imagery sehingga seolah tidak memiliki perbedaan. Terkahir, aktor yang juga ikut ambil bagian dalam film ini adalah aktor terkenal Jason Statham yang awalnya berperan menjadi villain, tapi sekarang berperan protagonist seperti Vin Diesel. Aksi kebut – kebutan, baku hantam fisik, dan berbagai macam ledakan selalu identik dengan film ini.

Marvel’s Avengers series

Seperti sekuel terkahirnya yang berjudul Avengers: Endgame, salah satu franchise dari Marvel Cinematic Universe ini memang sudah berkakhir pada tahun 2019 (setidaknya untuk saat ini sementara). Mulai tayang dari tahun 2012, the avengers, kumpulan superhero marvel ini sukses menjadi salah satu film superhero terlaris sepanjang masa. Film ini diperankan oleh aktor – aktor terkenal seperti Chris Evans, Robert Downey jr., Scarlett Johansson, Jeremy Renner, dan masih banyak lagi. Jagat sinema yang dimulai pada tahun 2008 dengan menampilkan superhero perdananya ‘Ironman’ ini awalnya diragukan oleh banyak orang jika nantinya akan menuai sukses karena sang sutradara memilih banyak artis yang belum terkenal seperti Robert downey jr. untuk memerankan sosok superhero. Akan tetapi, semua kritikan dijawab dengan kesuksesan yang beruntun di setiap franchise superhero nya. The avengers sendiri memiliki total empat seri yang dimulai dari 2012 dan berkahir di tahun 2019 (Phase 3). Jika awalnya diragukan untuk meraih sukses, kisah akhir dari film action superhero yang diadaptasi dari komik karya stan lee –yang selalu menjadi cameo dalam setiap filmya- ini dinilai sangat bagus dan luar biasa oleh para penikmat dan kritikus film karena endingnya yang berada di titik klimaks.

Mission: Impossible series

Aksi agent hunt yang tebilang nekat dan tergolong gila ini memang selalu menghiasi tiap seri dari film acion bertema agen intelijen ini. Film yang diperankan oleh tom cruise sebagai pemeran utamanya ini mulai tayang pada 1996, akan tetapi baru benar – benar tenar setelah sekuel pertamanya muncul pada tahun 2000 dan mulai bersaing dengan seri james bond yang telah dimulai jauh sebelum seri ini dan sudah terlebih dahulu dikenal oleh banyak orang. Film mission impossible ini telah memiliki 6 seri yang dimuai dari tahun 1996, kemudian sekuelanya tahun 2000, 2006, 2011, 2015, dan 2018. Selain tom cruise, beberapa aktor pembantu terkenal juga hadir dalam film ini, seperti, Jeremy renner, ving rhames, somion pegg, dan beberapa waktu lalu juga hadir genry cavil dalam salah satu sekuelnya yang berjudul mission impossible: fallout. Mission impossible adalah film action yang juga sangat identik dengan aksi solo tom cruise yang tanpa peran pengganti ketika melakukan adegan berbahaya, seperti memanjat gedung tertinggi di dunia –burj khalifa- di seri keempat, dan bergelantungan di helicopter di seri kelima. Tak pelak, nahas pun sering menghampirinya saat proses pengambilan gambar berlangsung, dan tak jarang juga pengambilan gambar sampai ditunda beberapa waktu akibat tom cruise cidera dan harus beristirahat. Oleh karena itu, tak heran juga jarak antar sekuel di film action ini cukup lama dan tak bisa terjadwal rutin untuk tanggal tayangnya seperti seri film lainnya. Selain adegan yang mendebarkan, mission impossible juga biasanya mempelopori untuk penggunaan teknologi terbaru yang digunakan untuk kepentingan intelijen yang dimana itu biasanya tidak jauh sebelum atau sesudah film ini tayang, teknologi tersebut telah berhasil dibuat dan digunakan di dunia nyata.

The Dark Knight Trilogy

Kalau melihat film superhero yang menampilkan sosok batman, mungkin kita sudah bosan karena itu sudah dibuat ulang beberapa kali dan dengan cerita yang agak monoton. Akan tetapi, hal itu tidak berlaku bagi the dark knight trilogy yang disutradarai oleh salah satu sineas terhebat sepanjang masa, christopher Nolan. Dengan menggandeng aktor – aktor yang sudah teruji kualitasnya seperti christian bale, liam nesson, heath legder, dan tom hardy, Nolan sukses menggarap seri batman dan menjadikannya berbeda dengan film batman lainnya. Bahkan, ketiga film batman arahannya masuk dalam kategori film dengan rating tertinggi imbd. Selain itu, seri kedua yang berjudul the dark knight dinobatkan sebagai film superhero terbaik sepanjang masa oleh para kritikus dan pengamat film, dan belum ada yang mampu menggesernya sampai saat ini, sekalipun kumpulan superhero dari MCU. Kekurangan dari the dark knight trilogy ini hanya satu, tidak ada kelanjutan dari perjuangan batman yang dikisahkan telah mati karena bom nuklir untuk melindungi kota gotham. Padahal di akhir film, robin muncul sebagai calon pengganti batman.

300 series

This is Sparta! Itulah teriakan lantang dari para pejuang tanah Sparta yang sangat fenomenal dan ikonik tersebut. Diangkat dari sejarah masa lalu orang – orang Sparta, film perang 300 ini berkisah tentang keberanian 300 prajurit Sparta yang dipimpin oleh sang raja, Leonidas, berperang melawan ribuan pasukan Persia yang ingin menaklukkan tanah Yunani. Sesuai dengan judul filmya, dikisahkan sebanyak 300 prajurit Sparta berangkat menuju medan perang dengan gagah berani untuk bertekad menjegal niat Persia yang ingin menguasai tanah yunani. Akan tetapi, nasib nahas terjadi kepada 300 pasukan Sparta pimpinan Leonidas ini karena ada salah satu bangsa Sparta yang berkhianat dan menunjukkan strategi bagaimana mengalahkan para prajurit Sparta. Padahal, sebanyak apa pun pasukan yang menyerang mereka sebelumnya, pasti berakhir tragis karena dihabisi oleh pasukan Sparta dengan sadis tanpa ampun. Bahkan, Xerxes, raja dari pasukan Persia sampai merasakan rasa takut akan sadisnya paara pasukan Sparta. Film perang 300 ini sebenarnya hanya secuil kisah perjuangan dari sebuah perjuangan yang lebih besar oleh para prajurit seantero Yunani. Dikisahkan dalam film perang terbaru sekuel 300 ini yang berjudul 300: rise of an empire, bahwa raja yunani ingin menyatukan seluruh bangsa yunani untuk berjuang bersama menghadapi Persia, tapi Leonidas tidak ingin pergi berperang sampai ia memutuskan diam – diam membawa pasukannya sendiri untuk melawan Persia karena keadaan yang mendesak secara tiba – tiba, seperti yang dikisahkan di film perang pertama 300. Meski nasib Leonidas dan pasukannya berkahir, pasukan Sparta lainnya –yang lebih banyak- memutuskan bergabung dengan pasukan Yunani lainnya untuk mengalahkan pasukan Persia pimpinan Xerxes dalam sekuel film perang terbaru 300 tersebut.

The Raid series

Akhirnya ada film Indonesia yang sudah mencapai level internasional, apalagi kalau bukan The Raid, film action penuh dengan hantaman dan adu fisik. The raid sendiri sampai saat ini telah mempunyai dua seri, yaitu seri pertama yang berjdudul the raid: redemption, dan yang kedua berjudul the raid: berandal. Seri pertama dari film terbaik Indonesia sepanjang masa ini tayang pada tahun 2011, dan disusul sekuelnya pada tahun 2014 lalu. Seluruh adegan dari film the raid ini memang penuh intrik dan sentuhan fisik khas seni beladiri asli Indonesia, yaitu pencak silat. Hampir seluruh aktor dalam film ini merupakan ekspert dari pencak silat, terutama para aktor utamanya seperti iko uwais, joe taslim, yayan ruhian, dan cecep arif rahman. Film yang telah go internasional dan telah diputar serta mendapatkan penghargaan di beberapa Negara berhasil mengangkat citra pencak silat ke level dunia. Tidak hanya itu, film kebanggan masyarakat Indonesia ini juga telah melambungkan nama – nama aktor yang sebelumnya tidak begitu dikenal, sekarang banyak dikenal baik di dalam negeri mau pun luar negeri. Bahkan empat aktor utama di atas kini telah akrab dengan industry film action di luar negeri, termasuk Hollywood. Bahkan, mereka sudah beradu acting dengan para aktor kelas satu dunia dan bermain di beberapa film besar.