Lingkungan kerja merupakan salah satu tempat yang sangat berpengaruh pada kehidupan kita. Oleh karena itu, sering kali lingkungan kerja sangat mempengaruhi mood bahkan karakter kita. Setiap tempat kerja mempunyai atmostfer yang berbeda, jadi akan beda juga pengaruhnya untuk orang – orang yang ada di tepat tersebut. Sering kali, tempat kerja tersebut bukan menjadi tempat yang menyenangkan untuk beberapa orang. Efeknya, orang – orang ini tidak bekerja dengan sepenuh hati dan cenderung melakukan pekerjaan dengan perasaan terpaksa karena memang tidak punya pilihan selain menjalani kehidupan yang seperti itu. Nah apa saja faktor – faktor yang menjadi pertanda bahwa kamu harus segera resign untuk pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik lagi? Berikut kasus yang sering dihadapi oleh banyak orang di lingkungan kerjanya.

  1. Lingkungan yang tidak kondusif

Lingkungan yang kondusif merupakan faktor penting untuk membuat kita focus pada pekerjaan kita. Akan tetapi, terkadang lingkungan kerja tidak dalam kondisi yang kita butuhkan agar tetap bisa focus pada aoa yang sedang kita kerjakan. Teman yang tiba – tiba ngagetin, rekan yang suka bercanda tidak pada tempat dan waktu yang tepat, sering dimintai tolong teman padahal kita juga lagi sibuk –apalagi minta tolongnya maksa- dan lain – lain. Kondisi yang demikian yang sering kali kita temui memang sangat menjengkelkan dan tidak jarang juga membuyarkan konsentrasi kita sehingga tidak bisa bekerja dengan baik.

  1. Bos yang bossy banget

Bos yang baik adalah leader yang baik. Tetapi, sosok seorang bos belum tentu memiliki jiwa leadership yang bagus. Banyak kasus bos yang kurang bisa memimpin para karyawannya sehingga dia tidak disukai oleh para pegawainya karena hanya melihat segala sesuatu hanya dari satu sudut pandang, yaitu sudut pandang korporasi, yang mana nanti sangat menentukan karir si bos ke depannya. Di sini memang terlihat tidak ada yang salah karena memang kepentingan perusahaan adalah yang pertama dan utama. Akan tetapi, pegawai yang berperan sebagai prajurit perang dalam perusahaan mempunyai bagian yang sangat penting untuk kemajuan perusahaan. Lantas bagaimana jika bos dan pegawai tidak memiliki kesenyawaan yang baik? Bisa hampir dipastikan ada hal yang tidak baik yang akan terjadi. Oleh karena itu, bos yang terlalu bossy juga sebenarnya tidak baik bagi perusahaan maupun bagi pegawainya.

  1. Tim yang kurang kompak

Dalam bertugas, kekompakan tim adalah yang menentukan pekerjaan itu akan selesai dengan baik atau justru sebaliknya. Tim yang baik adalah tim yang kompak dan saling mendukung satu sama lain dalam berbagai keadaan, terutama saat keadaan kritis. Tim yang demikian akan senantiasa member kita energy yang lebih dalam melakukan perkerjaan sehingga hasilnya akan selalu memuaskan. Tapi, bagaimana bila tim yang nggak kompak dan sering lempar tanggung jawab dalam bekerja? Jawabannya sudah jelas, complain ke bos untuk pindah tim atau devisi atau kalau sudah gak memungkinkan lagi, resign adalah jalan keluarnya.

  1. Kurang dihargai

Bekerja sudah sesuai job descripstion dan selalu on time tapi tetap disepelekan? Kamu adalah orang yang berarti dan tunjukkan kepada orang – orang itu bahwa kamu layak dihargai dan bisa mendapatkan lebih di luar sana.

  1. Tidak semangat dalam bekerja

Bos biasa aja, tim biasa aja, rekan kerja biasa aja, dan mungkin hidup juga biasa aja. Bisa jadi kamu lagi berada di zona nyaman! Hati – hati karena zona nyaman itu membunuhmu, ya, membunuh kreativitasmu yang harusnya bisa kamu kembangkan lagi. Ketika kamu berada di zona nyaman, kamu mungkin akan merasa tenang karena semua seolah tidak ada masalah. Tapi, sekali dapat masalah kamu akan gugup kayak orang lagi ketahuan kalau udah sebarin hoax! Pada akhirnya, hal – hal yang monoton itu akan membuatmu malas dan sudah tidak mempunyai semangat bekerja lagi. Itulah saatnya kamu harus berani untuk lebih berkembang di luar sana.

Baca Juga: Bisnis Online yang Menghasilkan Ratusan Juta

Pada akhirnya, soal resign atau tetap bekerja di tempat yang sekarang adalah pilihan dari masing – masing individu. Kita tidak bisa dan tidak boleh mengintervensi siapapun untuk resign atau harus tetap bekerja di suatu tempat. Keadaan seseorang tidak ada yang benar – benar tahu. Akan tetapi, jika sudah memang mantap untuk resign dari tempat kerja, pastinya kamu udah harus punya rencana dan pesiapan apa yang akan kamu lakukan selepas bekerja di situ. Berwirausaha mungkin? Kenapa tidak? Akan selalu ada banyak pilihan yang bisa kita jalani di hidup kita yang cuma sekali dan pantang buat disia – siakan ini. Terima kasih telah membaca, semoga hari anda menyenangkan.